Sunday, April 1, 2012

Pertumbuhan Tanaman Cabai Pada Media yang Berbeda


Nama        : Dyah Kusumawardhani
Kelas         : XII IA6

PERTUMBUHAN TANAMAN
“CABAI”
PADA MEDIA YANG BERBEDA

I.                  Tujuan
* Untuk mengamati pertumbuhan tanaman cabai pada media air PAM, air jeruk, dan air detergen.
II.               Kajian teori
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua istilah yang berbeda. Pertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran dan berat, tetapi tidak dapat balik. Pertumbuhan bersifat irreversible. Karna bersifat multi sel maka pertumbuhan bukan saja dalm voume tetapi juga pertambahan dalam hal bobot, jumlah sel, banyaknya proto plasma, dan tinggkat kerumitan.Proses pertumbuhan sebagian besar terjadi dalam fase pembelahan dan pendewasaan sel. Pertumbuhan selalu terjadi sepanjang hidupnya. Sedangkan perkembangan merupakan proses berubahnya sifat sel (makhluk hidup) menjadi sel (makhluk hidup) yang mempunyai sifat yang lebih khusus, yang dipengaruhi oleh perubahan kimiawi dalam sel atau makhluk hidup tersebut. Perkembangan dikenal juga dengan morfogenesis.
Pertumbuhan pada Tumbuhan
1.      Proses pertumbuhan pada tumbuhan dimulai dengan tiga kegiatan yang merupakan pertumbuhan primer, yaitu:
·   Pembelahan sel, terjadi pada daerah titik tumbuh akar dan batang serta pada jaringan kambium.
·   Pemanjangan sel, terjadi pada meristem primer yang mengalami pembelahan secara apikal sehingga mengakibatkan batang dan akar bertambah panjang.
·   Differensiasi sel, meristem di ujung batang membentuk daun muda menyelubungi bagian ujung membentuk tunas kuncup.
2.      Pada tumbuhan tertentu selain mengalami pertumbuhan primer juga mengalami pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan ini disebabkan oleh aktifitas jaringan kambium yang meliputi:
·   kambium gabus (felogen), ke luar membentuk felem dan ke dalam membentuk feloderm.
·   kambium fasis, membentuk xylem dan floem sekunder.
·   kambium interfasis, membentuk jari-jari empulur.
3.      Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dapat di kelompokkan menjadi dua, yaitu:
·   faktor eksternal, meliputi nutrisi, oksigen O, karbon Dioksida CO, cahaya, suhu dan kelembaban, pH, dan gravitasi mempengaruhi arah tumbuh.
·   faktor internal, meliputi faktor gen dan hormon.
Perkecambahan adalah proses awal pertumbuhan individu baru pada tanaman yang diawali dengan munculnya radikel pada testa benih. Proses perkecambahan dimulai ketika biji menyerap air (imbibisi). Adanya air menyebabkan pecahnya lapisan luar biji dan mendorong hormon dan enzim bekerja. Enzim mulai memecah nutrisi yang tersimpan pada endosperma atau kotiledon, kemudian mengirimnya ke bagian titik tumbuh dari embrio. Selanjutnya, radikula tumbuh memecah kulit biji, menghujam ke dalam tanah dan berkembang menjadi akar. Sementara itu, hipokotil tumbuh ke atas menembus tanah dengan membawa kulit biji dan keping bijinya (misalnya pada kacang tanah) atau hipokotil tetap berada di dalam tanah (misalnya pada jagung). Keping biji pada biji kacang tanah dan endosperma pada biji jagung menyediakan nutrisi pertama bagi pertumbuhan yang baru berkecambah sampai daun pertama dapat melakukan fotosintesis.

III.           Alat dan Bahan
Alat:                                                                Bahan :
-          Kapas                                                                          - Biji Cabai
-          Gelas Plastik                                                               - Air PAM
-          Alat pengukur (penggaris)                                          - Air Jeruk
- Air Detergen
IV.           Cara kerja
-          Menyiapkan biji cabai, kapas dan 3 gelas plastik.
-          Mencelupkan kapas kedalam air PAM, air jeruk dan air detergen.
-          Meletakkan kapas di gelas plastik yang berbeda.
-          Meletakkan biji cabai di atas kapas selama beberapa hari..
-          Memngamati dan mengukur pertumbuhan biji cabai setiap harinya.

V.              Hasil pengamatan
Tabel Hasil Pengamatan

Panjang Tanaman Cabai (cm)

Hari Ke
Air PAM
Air Jeruk
Air Detergen
Keterangan
1
0.00
0.00
0.00
0 = belum tumbuh
2
0.01
0.00
0.00
0 = belum tumbuh
3
0.17
0.1
0.00
0 = belum tumbuh
4
0.35
0.25
0.00
0 = belum tumbuh
5
0.45
0.40
0.05

Rata-rata
0.2
0.15
0.01


Grafik

VI.           PEMBAHASAN
Dalam penelitian selama lima hari, didapati bahwa semakin lama waktu perendaman biji cabai dalam Air PAM maka tumbuhan akan cepat tumbuh dan berkembang. Hal ini terjadi karena air PAM mengandung pH yang normal dan Air Pam memiliki nutrisi yang cukup untuk membantu pertumbuhan tanaman. Sedangkan biji cabai yang direndam di air jeruk dan air detergen pertumbuhannya sangat lambat. Itu dikarenakan air jeruk maupun detergen memiliki pH yang tidak stabil atau mengandung kelebihan asam (Air jeruk) ataupun basa (air detergen).

VII.          KESIMPULAN & SARAN
Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa :
Air yang bersifat netral akan membantu proses pertumbuhan tanaman karena mengandung unsur mikro dan makro yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Sedangkan, apabila menggunakan media Air jeruk maupun air detergen dapat menghambat proses pertumbuhan tanaman cabai.
Saran : Sebaiknya kami mengerjakan tugas ini bersama bukan membagi tugas individual agar hasilnya maksimal.
VIII.    DAFTAR PUSTAKA
Priadi, Arif (2010). Biology 3. Jakarta : Yudhistira.

No comments:

Post a Comment